Senja pertama di persimpangan kelabu
Gundukan mendung berarak menggemuruh
Menjelma serupa hujan yang riuh
Kala itu, cintaku belum mengabu
Senja terakhir di pertemuan kelabu
Arakan mendung perlahan luruh
Menyeret cinta ke dalam peluh
Kala itu, cintaku lesat menjadi abu